yay!

Minggu, 09 Desember 2012

A day to remember! OBSERVATION at SMK TRITECH INFORMATIKA jln Bhayangkari, Krakatau Medan


 OBSERVATION at SMK TRITECH INFORMATIKA

Nama observer                        : Serefhy Meilani Silaen
NIM Observasi                        : 09301081
Kelas yang di Observasi           : X-5
Mata Pelajaran                        : Matematika
Nama Guru yang mengajar      : Fitriani
Waktu Observasi                     : 11.44 - 12.14
Durasi observasi                      : 30 Menit
Jumlah siswa dalam kelas         : 22 orang

Media pembelajaran yang digunakan Guru : laptop, TV layar datar sebagai infokus.
Media pembelajaran yang digunakan siswa : laptop, alat tulis

        Situasi fisik kelas        : Ruangan ukuran ±80x80cm, Ac ,kipas angin, jam dinding, lampu dan buffet untuk penyimpanan tas, kursi bermeja ,whiteboard
 Alat observasi  yang digunakan : Alat tulis, notes

Tabel 5.2 sebagai panduan observasi
Kategori
Belajar

Kapabilitas

Penampilan
Keterangan
observasi
Informasi verbal
Pengambilan informasi yang tersimpan (fakta,label,diskursus)
Menyatakan/mengomunikasikan informasi tersebut dengan berbagai cara
Informasi verbal siswa terlihat baik dari cara mereka berkomunikasi dan berinteraksi
Keterampilan intelektual
Operasi mental yang memungkinkan seseorang untuk merespons konseptualisasi lingkungan
Berinteraksi dengan lingkungan tersebut dengan menggunakan simbol
Siswa dapat beradaptasi dengan sistem belajar kelas
Respon siswa kurang antusias terhadap mata pelajaran yg sedang diberikan
Strategi kognitif
Proses kontrol pelaksana yang mengatur pemikiran dan belajar dari pemelajar
Mengelola ingatan, pemikiran dan pemelajaran seseorang secara efisien
1.Guru sebagai pelaksana sistem belajar pada saat itu sedang memberikan soal sebagai stimulus agar ingatan mereka tentang pelajaran tersebut tidak hilang begitu saja.
2.Strategi kognitif ini diberikan dari sudut pandang pengajar yaitu guru.
Keterampilan motorik
Kapabilitas dan ‘rencana eksekutif’ untuk melakukan sekuensi gerakan fisik
Mendemonstrasikan urutan fisik atau tindakan
Keterampilan motorik tidak terlihat maksimal dikarenakan mata pelajar yang tidak begitu menuntut keterampilan motorik
Sikap
Predisposisi ke tindakan positif atau negatif terhadap orang, objek atau peristiwa
Memilih tindakan personal terhadap atau menjauh dari objek, peristiwa atau orang
Berdasarkan observasi dari mimik wajah,gesture dan hal lainnya,sikap siswa pada saat proses belajar tidak begitu antusias.

Tabel 5.4 sebagai tabel analisis hasil observasi
Tipe kapabilitas
Deskripsi
Hasil Analisis
Belajar diskriminasi
Merespons secara berbeda pada karakteristik yang membedakan objek, seperti bentuk, ukuran,warna
Belajar diskriminasi pada siswa pada saat itu tidak terlalu terlihat mengingat situasi kelas saat itu hanya mencatat soal untuk dikerjakan dirumah
Belajar konsep / konsep konkret
Mengidentifikasi objek atau kegiatan sebagai anggota dari satu kelompok konsep, belajar melalui pertemuan langsung dengan contoh konkret
Belajar konsep dapat dilihat dari pelajaran dengan topik berbeda yang diberikan guru pada hari itu dan diberikan tugas sebagai penguat ingatan akan konsep mata pelajaran tersebut
Konsep yang diidentifikasikan
Belajar aturan klasifikasi (konsepnya adalah abstrak; tidak ada contoh konkret)
Konsep yang diidentifikasikan jelas tampak pada proses belajar pada siswa saat itu dimana mereka mencatat soal sebagai latihan dari pelajaran yang mereka pelajari. Pelajaran yang mereka pelajari adalah matematika , yang juga merupakan contoh konsep abstrak dari belajar.
Belajar aturan
Merespons satu kelompok situasi dengan kelompok kinerja yang merepresentasikan kaitan
Belajar aturan mungkin terlihat dari cara mereka beradaptasi dengan pelajaran yang berbeda beda dan cara mengaplikasikan beberapa mata pelajaran pada kehidupan sehari hari, cuman pada saat itu hal ini kurang tampak
Belajar kaidah yang lebih tinggi
Memilih aturan subordinat dari ingatan untuk memecahkan masalah dan mengaplikasikannya pada urutan yang tepat
Belajar kaidah yang lebih tinggi terlihat walaupun abstrak karena untuk mengerjakan soal tersebut pasti mereka menggunakan ingatan mereka dan soal soal tersebut lebih rumit dari soal soal mata pelajaran sebelumnya oleh karena itu dibutuhkan keterampilan memecahkan masalah.


Kelebihan observasi :
1.    Keterbukaan sekolah dengan tulus menerima dan memberikan waktu dan kesempatan bagi para observer
2.    Sekolah yang cukup baik dengan bantuan kerjasama yang kondusif sehingga memudahkan proses observasi
3.    Observasi berjalan naturan dan memperkecil bias

Kekurangan observasi :
1.    Letak sekolah yang berada jauh dari lingkungan kampus sehingga membutuhkan waktu yang lama diperjalanan yang membuat rasa antusias sedikit berkurang
2.    Sekolah sedang dalam masa pembangunan sehingga kurang sedap dipandang mata
3.    Kurangnya durasi observasi
4.    Pada saat tiba, kelas sudah mau bubar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar